Wisata Hati ke KemenBudDikDasMen

Baru-baru ini seluruh rakyat, dari Sabang sampai Merauke memperingati Hari Pendidkan Nasional pada 2 Mei 2015. Berbagai aksi seperti Kritik, saran, kekecewaan, harapan, dan segala solusi untuk pendidikan disampaikan oleh anak bangsa yang peduli dengan pendidikan Negara ini.

aksi 5

Jum’at, 8 Mei 2015 mahasiswa/I UNJ yang tergugah hatinya akan pendidikan Indonesia saat ini dan kedepannya berkumpul di Tugu Pergerakan , Kampus A UNJ pada pukul 09.00 WIB. Fungsi mahasiswa sebagai social control yang mengawali dan mengawasi gerak-gerik pemerintahan pun menjadi dasar gerak ini. Dengan ancang-ancang ikat kepala yang tersanding , lekat dalam jiwa mahasiswa, mereka pun siap menjadi pembela rakyat yang tertindas. Dan kemudian bersama-sama berangkat menggunakan metromini ke arah Jalan Sudirman, Jakarta Selatan .

aksi 4

Ba’da Jumatan sekitar pukul 13.00 WIB, matahari tepat di atas kepala tidak menyurutkan semangat mahasiswa untuk aksi. Justru kilauan cahaya yang terik dan panas membuncahkan kobaran api semangat . Sebelum Aksi dimulai, Ahmad Firdaus selaku Komandan Green Force UNJ 2015 beserta rekan-rekan bertemu dengan Ibu Tifa selaku Humas KemenBudDikdasmen  terkait meminta audiensi. Lalu,.Diawali dengan basmalah, tilawah dan doa pembuka ,aksi pun dimulai. Aksi ini dipimpin oleh Korlap (Koordinator Lapangan), yaitu Solehudin (FIP UNJ 2014).

aksi 6

Kemendikbud (Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan) yang berubah nama menjadi Kemenbuddikdasmen (Kementrian Kebudayaan Pendidikan Dasar dan Menengah) sejak pemerintahan Jokowi JK,  dari depan gedung, siang ini terlihat sangat ramai dan padat, karena dihadiri oleh gabungan kaum intelek, BSNJ (BEM seJabodetabek dan Banten) dimana yang hadir adalah UNJ, Univ Pakuan, SEBI, IPB BSI dan Esa Unggul

Wisata hati ke Kementrian DikDasMen yang dihadiri sebanyak 300 lebih massa ini, menuntut 3 hal kepada Bapak Menteri Anies Baswedan : (1) UN CBT yang tidak jelas (2) Kurikulum ganda. Mana yang dipakai dan (3) Pendidikan bermoral.

aksi 7

Perwakilan tim aksi dan bem fakultas UNJ serta BSBJ yang hadir memberikan orasi terbaiknya mengenai tuntunan, aspirasi dan segala hal yang diungkapkan untuk pendidikan Indonesia yang lebih baik.

“….. Hari Pendidikan tidaklah hanya 2 Mei, namun hari pendidikan adalah setiap hari”, tutur salah seorang orator.

Azan Ashar berkumandang, aksi pun terhenti sejenak. Sebagai kaum yang religius, mahasiswa pun laksanakan ibadah Ashar. Setelahnya, aksi pun kembali dilanjutkan dengan beberapa orator dari perwakilan tim aksi dan bem. Yang kemudian dilanjutkan teatrikal dari mahasiswa FBS yang menampilkan carut marutnya pendidikan saat ini. Di mana pemerintah sebagai penentu kebijakan mencampurkan pendidikan dengan urusan politik, bisnis dll nya yang lebih mementingkan kepentingan pribadi dan kelompoknya daripada kepentingan rakyat. Perilaku pemerintah yang buruk pun menjadi contoh bagi generasi muda yang bisa kita lihat saat ini memiliki moral yang buruk pula. Sungguh ironis…

aksi 2

Matahari bergelincir dengan cepat, warna langit pun berubah menjadi agak gelap. Setelah sekian lama menunggu Pak Anies yang tak kunjung datang menemui mahasiswa, akhirnya salah satu pihak kementrian BudDikDasMen, Ibu Tifa akhirnya keluar dan mengajak diskusi serta menginformasikan bahwa Bapak menteri sedang kunjungan tugas ke Thailand. Kedepannya akan diluangkan waktu bersama Bapak Anies dan mahasiswa untuk berdiskusi mengenai pendidikan Indonesia.

Dan akhirnya aksi pun ditutup dengan hamdalah….

Hidup Mahasiswa!! Hidup Rakyat Indonesia!! Hidup Pendidikan Indonesia!!

aksi1

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s