Pra 1 PKMUNJ 2015 , “Leading The Change”

Departemen Dagri BEM UNJ bersama panitia PKMUNJ 2015 kembali mempertemukan kader-kader hebat UNJ, calon pemimpin masa depan bangsa. Dimana sebelumnya, kami telah dikumpulkan pada acara kepemimpin XL Axiata feat BEM UNJ, pekan lalu, Kamis, 9 April 2015 di gedung Sertifikasi Guru lt.19, Kampus A UNJ. Masih dalam rangkaian PKMUNJ 2015 yang bertemakan “Leading The Change”, Jum’at, 17 April 2015 kami dikumpulkan kembali pada agenda Pra 1 PKMUNJ 2015 di Aula Kampus D, Fakultas Psikologi Universitas Negeri yang berlokasi Jalan Halimun Nomor 2, Setia Budi, Jakarta Selatan. Sungguh bersyukur bagi saya, karena untuk pertama kalinya dapat menginjakkan kaki di kampus ini. Mungkin kalau agenda ini tidak di sini, saya tidak akan tahu keberadaan kampus ini di mana.

Sesuai jarkoman panitia PKMUNJ 2015, bahwa pukul 13.00 WIB harus sudah hadir di lokasi. Namun, masih banyak peserta yang telat. Semoga kedepannya (termasuk saya) akan selalu ontime, disiplin dan hargai waktu. Sebelum dimulai, peserta diwajibkan melakukan registrasi atau menulis presensi. Kurang lebih pukul 13.30 WIB acara dimulai. Diawali pembukaan oleh MC, bersama-sama kami semua lafadzkan ta’awudz dan basmalah, tanda Pra 1 PKMUNJ 2015 dibuka. Kemudian mendengarkan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh salah satu panitia PKMUNJ 2015. Tak lupa lagu kebangsaan, Indonesia Raya dan Totalitas Perjuangan kami lantunkan, menambah semangat kami mengikuti rangkaian ini.

Sambutan Ketua Pelaksana oleh Aji Handoyo FE 2012, memberikan motivasi dan semangat perubahan pada semua hadir peserta yang hadir. Ia mengatakan bahwa peserta yang hadir adalah mahasiswa-mahasiswi terpilih dimana Tuhan memberikan kesempatan dan kemudahan dalam mengikuti rangkaian acara ini. “Kita semua adalah agen perubah peradaban  bangsa”, tuturnya.

b74d2-manajemen2bisu

Suasa langit dan cuaca Jakarta nan sejuk menambah kefokusan peserta dalam mendengarkan segala paparan yang dijelaskan. Materi pertama yang dibahas adalah manjemen isu. Dimoderatori oleh Randi Ramdani Pratama selaku Komandan Pandawa 2014/2015 dan pemateri oleh Bang Defrizal Siregar, Ketua BEM UNJ 2013. Bang Def yang juga alumni FIK ini mengajak peserta mengatakan “YES, Hidup Mahasiswa!” sambil duduk dan beranjak diri ketika Bang Def selesai berkata “Are You Ready?” . Gelagat Bang Def yang semangat turut menyebarkan virusnya ke semua orang yang berada di dalam aula sehingga peserta dengan antusias yang berapi-api larut dalam paparan beliau tiap detiknya.

Semua peserta berkumpul dengan kelompoknya masing-masing dan membahas makna Manajemen Isu. Antusia membara ditunjukkan masing-maisng kelompok untuk menunjukkan hasil pemikiran mereka. Dan menariknya, setiap kelompok yang terpilih menjelaskan konsep manajemen isu mendapatkan uang, mulai dari 10 dolar singapura, 50ribu, 20 ribu dan 10ribu. Dan Beruntung kelompok kami, kelompok 4 mendapatkan hadiah 50ribu. Ya, materi 1 berlangsung sangat seru dan menginspirasi.

Manajemen isu yang terdiri dari kata manajemen yang artinya pengolahan, tata cara dan isu yang artinya kejadian, adalah suatu proses pengolahan informasi ke tengah masyarakat agar terbentuk opini publik baik itu positif ataupun negatif. Manajemen isu bisa menjadi Peluang, Reduksi dan Potensi bagi masyarakat. Media sebagai sumber informasi menjadi candu dan pengoperasian manjemen isu, baiknya itu pemerintahan, politik, sekelompok org/lembaga maupun individu. Maraknya media berbayar di bangsa kita dimana informasi yang diberitakan suka menyimpang, harus kita atasi dengan pemboomingan berita yang benar di media sosial. Sebagai mahasiswa, kita tak bisa berdiam diri melihat isu-isu dusta yang membohongi banyak rakyat.

Setelah selesai, dibukalah sesi tanya jawab. Paparan bang Def yang cukup detail tetap saja menimbulkan pertanyaan yang kritis dari peserta bagaimana membedakan informasi yang benar dan tidak benar yang kita terima. Kemudia Bang Def menjawab “Untuk mencari data yang valid walaupun kita sudah menggunakan dan mengelola media yang independen, kita harus menganalisis sendiri. Pertama, kita kumpulkan data sebanyak – banyaknya dari berbagai sumber, lalu kita analisis dan simpulkan sendiri kebenarannya. Jika perlu tanya pada ahlinya. Lalu, untuk mengembalikan semangat mahasiswa yang belum berorganisasi untuk turun ke jalan adalah melalui pendekatan emosional atau sentuh dulu hatinya. Jika hatinya sudah tersentuh, barulah ajak untuk turun aksi.”

Materi pertama pun selesai disambut tepuk tangan riuh dari peserta. Karena waktu Ashar tiba, peserta melaksan ibadah Sholat Ashar.

eedbb-rekayasa2bsosial

Selesai Break Sholat Ashar, Septian selaku Master of Ceremony PKMUNJ 2105 kembali membuka acara ini dengan menstimulus peserta agar kembali semangat dan fokus mendengarkan materi. Rekayasa Sosial adalah pembahasan menarik yang akan. Dimoderatori oleh Khariz Arighi, FE 2012 dan pemateri oleh Bang Adam Irham ( Mantan Presiden Mahasiswa IISIP), materi kedua pun dimulai.

Rekayasa Sosial yang terdiri dari kata rekayasa artinya tidak asli atau bukan sebenarnya. Rekayasan Sosial adalah bagaimana masyarakat mengikuti tujuan yang merekayasa. Rekayasa sosial bisa disebut pula “menipu dengan cara halus”. Contoh rekayasa yang dapat kita ketahui adalah Perang AS dengan Vietnam, Konflik Nazi dengan yahudi, Soekarno di zaman orde baru, Rekayasan lalu lintas, Rekayasa cuaca, dan lain-lainnya.

Sebagai kaum intelektual kita harus cerdas dalam menerima informasi, jangan cepat menilai sesuatu. Harus dicaritahu kebenarannya. Sarana dan Fasilitas Rekayasa ditujukan kepada Perorangan, tokoh/figur, kelompok/ komunitas, Media cetak dan elektronik

Rekayasa sosial tentu memiliki dampak secara langsung ataupun tidak langsung terhadapa masyarakat, yaitu tertutupnya mana yang asli dan mana yang direkayasa, krisis kepercayaan, saling curiga, dan hanya bertahan dalam jangka pendek.

“Rekayasa sosial juga bisa digunakan untuk hal yang positif, jika kita mau melakukan perubahan dari kebiasaan. Turunlah ke jalan karena masih muda. Kalau bukan mahasiswa yang bergerak, siapa lagi yang akan membawa perubahan. Terakhir, jika kita tahu bahwa kita korban, jangan membiarkan diri kita berlarut – larut menjadi korban.” Ujar kak Adam menutup sesi pertanyaan.

11113944_1587423914860658_2278793246647021435_n

Materi kedua pun usai dilanjutkan sesi penjelasan teknis acara PKMUNJ 2015 oleh Rizky Fajrianto selaku koor acara. Ia kenalkan kepanitian PKMUNJ 2015, pembagian kelompok terbaru dan anggotanya, penugasan kelompok dan individu. Acara pun selesai ditutup oleh MC dan bersama dengan peserta dan panitia dengan membaca hamdalah dan istighfar.

Semoga Pra 1 PKMUNJ 2015 ini bermanfaat dan membuka pikiran peserta untuk terus kontribusi dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin perubahan bangsa. Semangat !!

Hidup Mahasiswa!! Hidup rakyat Indonesia!!

#‎LeadingTheChange
‪#‎PKMUNJ2015
‪#‎MENGINSPIRASI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s